Senin, 31 Januari 2011

Di Jayapura, Punya Sejarah Perlawanan



Seperti di Wamena, PERSIB juga punya catatan buruk saat menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Mandala Jayapura. Dari empat kunjungannya, PERSIB tak sekalipun mampu membawa pulang poin, alias selalu kalah. Bedanya dengan di Wamena, PERSIB punya sejarah perlawanan hebat, meskipun akhirnya tetap harus kalah. Dalam dua musim terakhir misalnya, Persipura harus berjuang ekstrakeras terlebih dahulu untuk mengalahkan PERSIB. Musim lalu, Persipura hanya menang tipis 1-0 lewat gol Alberto Goncalves pada menit 46.

Pada Liga Super Indonesia (LSI) 2008-2009, Persipura juga baru bisa memastikan kemenangan 1-0 pada menit 75 melalui gol Ian Louis Kabes. Di era Liga Indonesia (LI), PERSIB punya sejarah selalu mencetak gol, meskipun akhirnya tetap kalah. Pemain Persib pertama yang mencetak gol di Stadion Mandala Jayapura adalah Suladi pada LI IX/2003. Tradisi itu dilanjutkan Andrian Colombo pada musim berikutnya.***
REKOR PERTEMUAN PERSIB-PERSIPURA DI JAYAPURA
Musim
Tanggal
Skor
Pencetak Gol
LI IX/2003
10-04-2003
1-2
Suladi '88 (Persib), Bako Sadissou '10, Eduard Ivakdalam '71 (Persipura)
LI X/2004
04-02-2004
1-3
Andrian Colombo '86-pen. (Persib), Jose Luis Viera '27, '52, Uillian Sousa Da Silva '64 (Persipura)
LSI 2008/2009
27-07-2008
0-1
Ian Louis Kabes '75 (Persipura)
LSI 2009/20102
9-11-2009
0-1
Alberto Goncalves '46 (Persipura)

Rabu, 26 Januari 2011

3145 PC dipasang BlankOn di Provinsi Riau

3145 PC dipasang BlankOn di Provinsi Riau

 
PT Chevron Pacific Indonesia menyumbangkan 3145 komputer kepada 60 sekolah di provinsi Riau. Semua komputer dipasang sistem operasi dan aplikasi komputer Linux BlankOn 6.0 Ombilin. Pemasangan dan pendistribusian PC ini bekerjasama dengan PCR (Politeknik Caltex Riau), AOSI (Asosiasi Open Source Indonesia), Kementrian Ristek RI, dan YPLI (Yayasan Penggerak Linux Indonesia).
Sebelum pendistribusian 3145 PC tersebut, dilaksanakan TOT (Training of Trainer) untuk tim teknis pendistribusian PC pada tanggal 5-6 Oktober 2010 yang telah difasilitasi oleh Rahman Yusri Aftian, Manajer Rilis BlankOn. Kemudian disambung TOT untuk 120 guru dari sekolah yang menerima PC, yang dilaksanakan pada 11-13 dan 14-15 Oktober 2010 dengan instruktur Rusmanto, Ketua Yayasan Penggerak Linux Indonesia, dan Julianto Arief Setiadi, Manajer Divisi Pendidikan Sekolah Nurul Fikri Computer Jakarta. Serah terima komputer dilaksanakan bersamaan dengan seminar Open Source Software untuk Pendidikan pada 13 Oktober 2010, dengan nara sumber Betti Alisjahbana, Ketua Asosiasi Open Source Indonesia, I Made Wiryana, Hacker Senior Linux Indonesia yang juga dosen Universitas Gunadarma, dan Kemal Prihatman, Asisten Deputi Menteri Riset dan Teknologi RI.
Pemberian PC ini diharapkan dapat menjadi awal bsagi perkembangan Teknologi Informasi di Provinsi Riau dengan menggunakan Open Source Software dan Linux BlankOn. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan dan rata-rata peserta merasa bangga dengan BlankOn sebagai sistem operasi buatan anak bangsa yang kehebatannya dapat disejajarkan dengan sistem operasi buatan luar negeri.
Para peserta TOT juga sangat senang dengan destop yang memakai Bahasa Indonesia sebagai bahasa bawaannya, apalagi pada saat ditunjukkan beberapa aplikasi yang cukup komplit di dalam BlankOn yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari para peserta TOT yang mayoritas adalah guru sekolah.
Ada hal menarik, ternyata para peserta TOT baru tahu kalau aksara Batak masuk dalam metode masukan di BlankOn. Para peserta sangat tertarik dengan hal ini dan mengapresiasi BlankOn sebagai sistem operasi lengkap yang handal dan “Indonesia Banget”

Salam Kenal

salam kenal ini blogger pertama saya...
dan ternyata buat blogger itu sangat menyenangkan lho..

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes Powered by Blogger | DSW printable coupons